#CatatanIsoman: Fahrenheit to Celcius

Aduh, kalau disuruh menghitung informasi dan ilmu yang tidak saya kuasai dari bangku sekolah sampai kuliah, banyak banget!

Masa perkara mengonversi Fahrenheit ke Celcius saja saya tidak tahu (atau lupa)? Hahaha.

Walaupun mungkin dulu saya sempat mikir, “Lah ngapain mikir rumus konversi suhu? Kan kita di negara bersatuan Celcius!”

Yah, memang dasar saya mikir pendek saja. Katanya ingin kuliah di US? US kan pakai Fahrenheit! Gitu saja tidak mau berpikir!

Namun ternyata sebelum jauh-jauh keterima beasiswa ke US, problem konversi suhu ini sudah mendatangi saya sewaktu masih di Indonesia.

Di hotel isoman kemarin, ceritanya entah kenapa, remote AC-nya menampilkan suhu dalam Fahrenheit wkwkwk. Setelah fisik mulai membaik dan kegerahan sendiri karena suhu badan mulai normal, saya buka Google dan mulai mengonversi berapa Celcius suhu yang terpampang dalam remote.

“Oh, segini Celcius, toh.”

Lalu saya konversi lagi, berapa Fahrenheit suhu Celcius yang saya kehendaki.

“Oh, ditambah segini lagi.”

Tit, tit, tit. Jari saya mulai sibuk mengutak-atik suhu di remote dan sampai detik ini saya masih tidak hapal rumus konversi Fahrenheit ke Celcius.

Leave a comment