Gak Mampu Beli Kuota

Memang sekarang serba digital, tapi pun bagi beberapa orang kota untuk terus mencukupinya harus tersengal-sengal.

Di sebuah grup WA, ada yang cerita kalau saking gak mampunya ia beli kuota dulu, ia mencoba secara acak Wi-Fi hotspot yang HP-nya tangkap, lalu dengan pasrah memasukkan angka satu sampai delapan sebagai password.

Ada yang cerita kalau demi bisa internetan, harus numpang Wi-Fi kampus sampai malam.

Saya mirip-mirip tuh. Pernah ada masanya, listrik dan Wi-Fi di kampus saya tidak dibiarkan 24 jam menyala. Tujuannya ya apa lagi kalau bukan mengusir mahasiswa kalong—bukan lagi kupu-kupu, kata kenalan di grup WA itu.

Oh ya, saya juga pernah menemukan celah. Jadi, aplikasi pemutar lagu di HP saya, kalau di-set on repeat sebelum koneksinya internetnya hilang, ia tetap bisa terputar.

Ada masanya, saya mutar satu lagu, on repeat, sampai sekitar 40 menit, sisaan cache dari Wi-Fi di kampus, untuk menemani pulang ke rumah.

Leave a comment