Caraku Belajar (Menurut Buku tentang Bagaimana Kita Belajar)

Di antara buku-buku yang saling berimpitan di rak jumbo sebuah perpustakaan slash kedai yang berdiri di tanah yang kurantaui sore itu, aku mengambil sebuah buku berjudul How We Learn: The Surprising Truth About When, Where, and Why It Happens (Carey, 2014).

Ada satu bab yang aku baca sampai habis, terkait lupa adalah sebuah anugerah dalam belajar.

Lupa itu harus ada, karena itu membantu manusia buat belajar dan belajar ulang.

Bagus sekali poinnya. Sekaligus, ini bisa jadi tameng soal diriku yang pelupa. Intinya, aku harus terus belajar dan belajar ulang, meskipun itu hal yang sama.

Di tahun yang sama, judul buku serupa aku lihat di sebuah kedai buku bekas mungil di kota kelahiranku. Aku mengambilnya tanpa sadar dan aku tertarik lagi dengan bab yang sama.

Lagi-lagi, aku diingatkan untuk terus belajar dan belajar ulang.

Atau, ini bibit alzheimer?

Leave a comment