Di talkshow-nya Kemenko PMK, Prof. Stella Christie, Wamen Diktiristek itu cerita kalau mengingat hal-hal positif bisa meningkatkan kepuasan hidup dan mengurangi prasangka antarindividu.
Oh ya, penjelasan itu didahului oleh pertanyaan Menko, terkait tupoksi ia dan jajarannya sehari-hari padahal.
Skema eksperimennya begini. Mulanya, ada sekelompok orang yang diukur tingkat kepuasan hidupnya. Lalu, mereka dibagi dalam dua kelompok yang ditugasi untuk journaling tiap harinya.
Kelompok pertama boleh menuliskan hal apa saja, sementara kelompok kedua harus tentang hal-hal positif yang ia dapat sehari-harinya. Bukan level positif naik gaji atau bisa beli rumah, tapi hal-hal kecil. Ya, walau memang membeli rumah itu hal kecil bagi banyak orang, KECIL KANSNYA.
Setelah seminggu, tingkat kepuasan hidup mereka diukur lagi. Yang lebih tinggi, adalah kelompok yang mencatat hal-hal kecil di jurnalnya. Sebab, kata Prof. Stella, kebahagiaan itu terbangun dari hal-hal kecil.
Menarik dan berbasis sains, tapi aku tidak tertarik mencoba. Justru aku mau memelihara emosi apa pun yang aku rasa dengan journaling. Kalau cuma dikunci hal-hal positif aja, apa bedanya dengan “kerja”.